Jepara Inisiasi Rakor Fedep Se-Pakudjembara

JEPARA – Dalam rangka mengimplementasikan strategi pengembangan ekonomi regional yang dilaksanakan secara bersama-sama sewilayah Pati, Kudus, Demak, Jepara, dan Blora (Pakudjembara), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forum for Economic Development and Employment Promotion (Fedep) se-Pakudjembara, Rabu (15/11/2017).

Kepala Bidang Ekonomi, Prasarana dan Pengembangan Wilayah, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Farikah Elida mengatakan, rakor bertema ‘Membangun Jejaring Kepariwisataan Se-Pakudjembara’ kali ini dikemas dengan bentuk berbeda, yaitu sebelum melakukan rakor yang bertempat di Balaidesa Plajan Kecamatan Pakisaji, diadakan Family Trip atau Fun Trip menggunakan mobil Volkswagen (VW) Kodok dan Combi.

“Para peserta diajak mengunjungi obyek-obyek wisata yang ada di Desa Wisata Plajan guna penyegaran sebelum melaksanakan rakor. Ini sekaligus mengenalkan kepada para peserta, destinasi wisata lain selain destinasi wisata andalan yang dimiliki Kabupaten Jepara,” ungkapnya.

Fedep merupakan forum untuk pengembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, dan merupakan forum kemitraan yang terlembaga bagi pelaku ekonomi di daerah yang relevan, serta bertujuan mempercepat pembangunan ekonomi melalui usaha-usaha atau kegaitan bersama.

Bupati Jepara Ahmad Marzuqi,dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Bappeda Edy Sujatmiko, berharap, rakor ini bisa memberi masukan pada pemerintah khususnya Bappeda dalam menyusun program jangka panjang, menengah maupun jangka pendek daerah. Terutama pada pengembangan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.

“Pemkab Jepara pada tahun ini menginisiasi rakor Fedep se-Pakudjembara sebagai salah satu bentuk komitmen Pemkab Jepara dalam mendukung implementasi program pengembangan pariwisata di Kabupaten Jepara pada khususnya dan pengembangan pariwisata se-Pakudjembara pada umumnya,” imbuh Ahmad Marzuqi dalam sambutan tertulisnya tersebut.[]

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.