Pemdes Didorong Optimalkan Pengunaan Sistem Informasi Desa

JEPARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsospermades) mulai mengintegrasikan program aplikasi sistem informasi yang ada di desa. Hal ini sebagai upaya untuk memudahkan operator desa dan masyarakat yang hendak mengakses program informasi tersebut.

Kasi Penguatan Perencanaan Pembangunan Partisipasi Dinsospermades Jepara, Zulaekhah Almunawaroh mengatakan, bahwa selama ini banyak aplikasi yang digunakan para operator desa, seperti halnya Profil Desa dan Kelurahan (Prodeskel) versi Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) versi Badan Pengawas Keungan dan Pembangunan (BPKP), serta Sistem Informasi Desa (SID) dari Badan Prakarsa Pemberdayaan Desa dan Kawasan (BP2DK).

Untuk memudahkan mereka (operator), mulai sekarang dimudahkan dengan menggunakan satu aplikasi yang terintegrasi yaitu Sistem Informasi Desa (SID).

Baca juga:  Karimunjawa Dipastikan Akan Menerima ADD Tertinggi

“Dengan mengakses program SID ini, baik Prodeskel maupun Siskeudes sudah terkoneksi di dalamnya. Program ini, kita integrasikan agar lebih mudah diakses dan dipahami oleh para operator,” ujarnya Kamis (23/11/2017) saat pelatihan Sistem Informasi Desa (SID) bagi para operator desa di aula BKD Jepara.

Disampaikan, pihaknya saat ini terus mendorong Pemerintah Desa (Pemdes), untuk mengoptimalkan penggunaan SID ini. Dengan kucuran dana desa saat ini yang begitu besar, ia menilai hal itu bisa diwujudkan dengan mudah.

“Bisa dialokasikan untuk para operator desa, sehingga SID masing-masing desa dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.