RSUD Kartini Jepara Bantah Ambulance Kecelakaan di Semarang Tidak Ada Perawat

JEPARA – Sebagaimana berita yang beredar di media elektronik, ambulance RSUD RA Kartini Jepara mengalami kecelakaan di perempatan Jalan Pemuda, Kota Semarang, Rabu (1/11/2017) tengah malam.

Mobil yang membawa pasien tersebut bertabrakan dengan Honda Jazz yang mengakibatkan ambulance terbalik. Honda Jazz berpenumpang dua wanita yang diduga tengah terpengaruh minuman beralkhohol. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Wakil Direktur Umum dan Keuangan di RSUD RA Kartini, Muh Ali, Kamis pagi (2/11) mengatakan, pasien adalah bayi dari RSUD RA Kartini Jepara berusia 4 bulan. Pasien ini tengah berada dalam perjalanan ke RS Dr. Kariadi Semarang karena membutuhkan perawatan lanjutan.

Selain perawat dan seorang sopir bernama Deden Leksono Putro, pasien juga disertai ibunya, warga Desa Tedunan, Kecamatan Kedung.

“Seluruhnya dalam kondisi baik-baik saja,” kata Ali.

Moh Ali menampik seperti yang banyak diberitakan bahwa di ambulance tidak ada perawat yang menyertai pasien. Dirinya menegaskan bahwa di dalam mobil ambulance tersebut ada disertai perawat.

“Dalam kejadian semalam, perawat yang menjaga pasien bernama Teguh Wicaksono. Namun karena tidak memakai jas putih, ada saksi yang menyebut ambulance kami tanpa perawat. Padahal nyatanya ada,” jelas Ali.

“Karena dari Jepara kan Rabu malam, jadi mengenakan seragam hari Rabu,” tambahnya.

Saat kejadian, perawat mengenakan batik berwarna hijau. Hal ini sesuai ketentuan seragam Pemkab Jepara, bahwa pada hari Rabu PNS setempat mengenakan seragam lurik khas Jepara.[]

Tinggalkan pesan

Your email address will not be published.