Showroom Menjadi Solusi Untuk Memasarkan Produk Daur Ulang

JEPARA – Selama ini bank sampah masih kesulitan dalam memasarkan produknya. Untuk dapat menjual produk kreasi dari daur ulang sampah, bank sampah hanya bisa mengandalkan penjualan langsung kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara, Fatchurohman, Kamis (9/11/2017).

Sementara itu, permasalahan yang lain adalah mengenai keberadaan atau lokasi dari bank sampah itu sendiri, “beberapa bank sampah justru berada di perdesaan yang jauh dari jangkauan”, ungkap Fatchurohman.

Oleh sebab itu dirinya mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jepara akan menjembatani penyerapan produk-produk daur ulang sampah dari bank sampah, melalui sebuah paguyuban. Dengan hal itu, diharapkan dapat menambah nilai jual dan meningkatkan persaingan produk dari sampah.

Baca juga:  Hari Peduli Sampah Nasional, Bupati Jepara Canangkan Tiga Bulan Bersih Sampah

“Rencananya paguyuban bank sampah akan membuka showroom di Bandengan. Nah disitu produk sampah bisa dijadikan souvenir wisata, misalnya dengan menambah labelling untuk menarik minat pembeli,” imbuhnya.[]

Artikel Terkait Lainnya