Menanam Padi, Seorang Buruh Tani di Cepogo Jepara Tewas Tersambar Petir

KEMBANG – Seorang buruh petani di Kabupaten Jepara, tewas tersambar petir saat tengah menanam padi di sawah. Empat orang buruh tani lainnya mengalami luka parah.

Peristiwa nahas itu terjadi di RT 03 RW 13 Desa Cepogo Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara.

Pemerintah setempat sebelumnya sempat mengimbau seluruh warganya agar lebih berhati-hati lantaran cuaca ekstrim mulai melanda.

Kepala Desa Cepogo Ruskanto menyampaikan, peristiwa itu terjadi saat para buruh tani bersama-sama menanam padi. Tiba-tiba, petir datang menyambar-nyambar sebelum hujan deras turun.

Baca juga:  Tiga Orang di Jepara Tewas Tersambar Petir

“Karena meraka kalau tanam pada bergerombol biar cepat selesai,” kata Ruskanto (Rabu 3/1/2018).

Ruskanto melanjutkan, korban meninggal dunia dan luka bakar langsung dilarikan ke RSUP Rehata Kelet.

Korban meninggal dunia adalah Sulastri. Sementara, korban luka bakar yaitu, Satijah, Sukanah, Widodo, dan Sujiyati.

“Dua orang yang luka bakar sudah ada yang dibawa pulang, dua lainnya masih di rumah sakit karena luka bakarnya cukup parah,” ungkap Ruskanto.

Petugas menunjukkan bekas sambaran petir di pangkal pohon.

Disampaikan Ruskanto, peristiwa ini merupakan kejadian yang jarang terjadi di wilayahnya. Terletak di lereng Gunung Muria, Ruskanto menambahkan, Desa Cepogo termasuk daerah yang aman dari ancaman bencana.

Baca juga:  Tiga Orang di Jepara Tewas Tersambar Petir

“Lokasi sawah lumayan jauh dari pemukiman. Di sini (Desa Cepogo) jarang sekali ada peristiwa seperti ini. Ancaman longsor juga tidak ada, angin puting beliung juga tidak pernah terjadi,” beber Ruskanto.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.