Sanksi Menanti ASN Yang Tak Netral Dalam Pemilu 2019

JEPARA – Sekda Sholih menghimbau para ASN untuk netral dalam Pemilu 2019. Hal itu lantaran Pemkab Jepara telah menyiapkan sanksi terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti melakukan pelanggaran netralitas, dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Sanksi yang akan diberikan Pemkab Jepara bervariasi dengan melihat tingkat kesalahan. Jika dinilai melakukan kesalahan ringan, Pemkab akan memberikan sanksi lisan dan teguran.

“Sedangkan untuk jenis pelanggaran sedang dan berat, akan diberikan sanksi berupa penundaan kenaikan pangkat golongan hingga pemberhentian secara tidak hormat,” ungkap Sholih dalam acara Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019, yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jepara Senin kemarin (24/09/2018).

Baca juga:  Bawaslu Jepara Gelar Deklarasi Pemilu Damai

Lebih lanjut, Sholih mencontohkan, ASN agar tidak terlalu agresif dalam mengikuti akun Media Sosial (Medsos) Pasangan Calon (Paslon), yaitu dalam bentuk menyukai status atau like, komentar, bahkan hingga membagikan. Hal ini juga bisa menjadi dasar untuk ditindaklanjuti sebagai bentuk kesalahan atau pelanggaran.

Namun sebagai warga negara yang baik, Sholih menghimbau ASN tidak Golongan Putih (Golput) dan tetap ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk melakukan pemilihan pada 17 April 2019 mendatang.[]

Artikel Terkait Lainnya