Warga Jepara Diminta Selaraskan Pembangunan Ekonomi dan Ekologi

JEPARA – Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengajak warga Jepara untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi dan ekologi, serta melakukan hal-hal sederhana menuju budaya ramah lingkungan (green lifestyle), misalnya melalui penghematan penggunaan listrik dan air, menanam dan memelihara pohon, serta mengedepankan konsep 3R (reduce, reuse, dan recyle) dalam pengelolaan sampah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat membuka peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) serta Pameran Kreativitas Sampah yang berlangsung di alun-alun Jepara belum lama ini.

Marzuqi juga mengaku prihatin dengan adanya aktivitas perburuan satwa oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika sampai pada satwa dilindungi, dia mengajak masyarakat untuk berani mencegah tindakan tersebut.

Baca juga:  Showroom Menjadi Solusi Untuk Memasarkan Produk Daur Ulang

Pada kesempatan tersebut, Marzuqi juga apresiasi komunitas-komunitas masyarakat peduli sampah dan lingkungan yang aktif mengedukasi warga dalam pengelolaan sampah. “Seperti Gerakan Pungut Sampah, LSM, bank sampah, dan OISCA,” tandasnya. Menurutnya, upaya itu bisa membantu keterbatasan sarana pengolahan sampah milik Pemkab Jepara.

“Dari 1,2 juta jiwa penduduk Jepara, sampah yang diproduksi setiap hari mencapai 1128 ton, dan hanya 11.51 persen dari timbunan itu yang mampu ditimbun ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” tandasnya.

Artikel Terkait Lainnya