Terkait Penetapan Tersangka Kepada Marzuqi, Berikut Komentar Dian Kristiandi

JEPARA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Jepara Ahmad Marzuqi dan Lasito (Hakim Pengadilan Negeri Semarang) sebagai tersangka suap terkait pengurusan putusan praperadilan kasus dugaan korupsi penggunaan dana bantuan partai politik Kamis (6/12/2018). Ahmad Marzuqi diduga memberikan Rp 700 juta kepada Lasito agar menerima permohonan praperadilan yang diajukannya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Jepara yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, Dian Kristiandi menampik jika kasus yang dihadapi Bupati Jepara Ahmad Marzuqi di KPK terkait kepentingan politik. Kendati banyak pihak menilai kasus ini berkaitan erat dengan strategi partai politik tertentu.

“Saya tidak tahu pasti soal ini. Namun saya menilai tidak ada kaitannya dengan kepentingan politik tertentu,” ujar Dian Kristiandi yang berpasangan dengan Marzuqi pada Pilkada Jepara 2017 lalu melalui PDI Perjuangan.

Baca juga:  PDIP Tetap Akan Usung Calon Bupati Jepara

Soal kemungkinan bantuan hukum bagi Marzuqi, Dian mengatakan akan mengonsultasikannya ke DPP PDI Perjuangan. “Nanti menunggu rekomendasi dari DPP. Kita akan sampaikan kondisi yang sebenarnya di sini (Jepara) seperti apa,” ujarnya.

Sebagaimana banyak diberitakan, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/12/2018) menyampaikan, dalam kasus ini Ahmad Marzuqi dijerat Pasal 6 ayat (1) huruf a atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Sedangkan Lasito dijerat Pasal 12 huruf c atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.