Kawanan Pencuri dan Penadah Motor di Jepara Diciduk Timsus Anti Bandit

Jepara – Tim Khusus Anti Bandit Polres Jepara berhasil menciduk lima kawanan pencuri dan penadah motor.

Seorang pelaku, Sukari (33 tahun), mengaku sudah dua kali mendekam di penjara pada kasus yang sama. Kepada penyidik, ia mengaku melakukan tindakan pencurian bersama rekannya, Karsudi alias Kembu, dan Abdurrohman alias Plolong.

Sasaran para pelaku adalah, motor-motor jenis otomatis atau matic, atau yang sedang laku di pasaran.

“Saya melakukannya dengan teman. Setiap kali beraksi saya membutuhkan waktu dalam hitungan menit, yang saya incar adalah motor yang tidak dilengkapi kunci pengaman, kemudian saya jual Rp 2.000.000 sampai Rp 2,5 Juta,” ujarnya, di Mapolres Jepara (29/07/2019).

Baca juga:  Polisi Pahlawanku, Polres Jepara Adakan Lomba Stand Up Comedy

Tersangka penadah, Ahmad Alik Arifin (39 tahun), mengaku motor yang ditadahnya untuk kebutuhannya sendiri.

“Awalnya saya tak tahu (motor curian) tapi memang harganya murah dan tidak ada surat-suratnya. Mau saya buat sendiri,” ungkapnya.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman menyatakan, aksi tiga orang yang menjadi eksekutor, telah menjalankan aksinya di Kecamatan Bangsri, Mlonggo, Keling dan Kembang. Setelahnya, mereka menjualnya kepada para penadah.

“Kami juga melakukan pengembangan terhadap kemungkinan TKP (Tempat Kejadian Perkara) lain, seperti di Kudus, Demak maupun Pati,” terang Arif.

Baca juga:  Polres Jepara Siap Amankan Momen Natal dan Tahun Baru 2019

Tersangka terancam pencuri motor diancam hukuman penjara maksimal 9 tahun, karena melanggar pasal 363 KUHP. Sementara tersangka penadah, terancam pidana maksimal empat tahun, karena melanggar pasal 480 KUHP.

Dalam kejadian itu, turut diamankan tujuh sepeda motor hasil curian, seperangkat kunci T dan uang hasil penjualan motor sejumlah Rp 1,4 juta.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Komentar

%d blogger menyukai ini: