Pemkab Jepara Sambut Baik Kehadiran Pusat Kajian Ratu Kalinyamat

JEPARA – Pemerintah Kabupaten Jepara menyambut baik kehadiran pusat kajian Ratu Kalinyamat yang digagas Yayasan Darma Bhakti Lestari bersama Unisnu Jepara. Sebab, tidak hanya mengusulkan gelar pahlawan nasional bagi Ratu Kalinyamat, pusat kajian juga dapat jadi rujukan akademik berkait Ratu Kalinyamat.

“Hari ini para pakar cendekia melakukan penelitian mengusulkan Ratu Kalinyamat sebagi pahlawan nasional. Kami mendukung kajian ini, ide yang sangat baik dan saya yakin akan memberikan banyak manfaat buat Jepara,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara, Dian Kristiandi, di Pendapa Kabupaten Jepara, Selasa 23 Juli 2019.

Andi melanjutkan, kehadiran pusat kajian Ratu Kalinyamat akan menggali sisi lain istri Sultan Hadirin yang belum banyak diketahui masyarakat. Serta dapat menjadi dorongan semangat masyarakat Jepara untuk meneladani ketokohan Ratu Kalinyamat.

Baca juga:  Bupati Jepara Keluarkan Rekomendasi Untuk Gelar Pahlawan Ratu Kalinyamat

Ketua Tim Kajian Ratu Kalinyamat Yayasan Darma Bhakti Lestari, Ratna Lukito menyampaikan, keberadaan kajian ini juga membuktikan bahwa ketokohan Ratu Kalinyamat itu ada dan memiliki prestasi. Hal itu dibuktikan dari catatan-catatan Portugis, serta hasil kajian yang dilakukan sejarawan, akademisi, dan arkeolog.

“Kami menggandeng Unisnu, karena kami anggap mampu untuk melakukan kajian-kajian bersama yang betul-betul objektif,” kata Ratno usai penandatanganan kesepakatan bersama pembentukan Pusat Kajian Ratu Kalinyamat Yayasan Darma Bhakti Lestari dengan Unisnu Jepara.

Ratno menambahkan, kerja Pusat Kajian Ratu Kalinyamat tidak hanya berhenti pada gelar pahlawan nasional Ratu Kalinyamat. Tapi juga akan dilanjutkan dengan kajian-kajian tentang Ratu Kalinyamat.

Baca juga:  Sukarno Dilantik Gantikan Dian Kristiandi di DPRD Kab. Jepara

Rektor Unisnu Jepara, Sa’dullah Assaidi menambahkan, Pusat Kajian akan menerjemahkan situs peninggalan Ratu Kalinyamat secara keilmuan. Juga terbuka bagi masyarakat yang ingin bergabung serta melakukan kajian tentang Ratu Kalinyamat.

“Bagi kami lembaga perguruan tinggi, itu suatu keniscayaan, terbuka untuk siapa saja,” pungkas Sa’dullah.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.