Antisipasi Langka, Siswa SMAN 1 Tahunan Jepara Membuat Hand Sanitizer Berbahan Pelepah Pisang

Tahunan – Dampak penyebaran virus corona (Covid-19), membuat hand sanitizer atau cairan pembersih tangan banyak diburu oleh masyarakat, bahkan keberadaannya pun mulai langka di pasaran.

Kondisi tersebut menginspirasi sejumlah siswa-siswi SMAN 1 Tahunan Jepara untuk memproduksi hand sanitizer sendiri berbahan baku pelepah pisang. Cairan cuci tangan tersebut hingga saat ini dipakai untuk mencegah virus Corona di lingkup sekolah.

Guru Pembimbing Saidatur Rokhmah mengatakan, penemuan ini sebenarnya sudah ditemukan bulan Juli 2019 lalu, karena hand sanitizer saat ini langka karena corona, pihak sekolah berinisiatif untuk memproduksinya.

Baca juga:  Jalan di Pusat Kota Jepara Disemprot Disinfektan

Dengan alat sederhana, hand sanitizer ini diproduksi dengan menggunakan bahan utama pelepah pisang dicampur dengan kayu manis.

“Saat saya kuliah dulu pernah melakukan penelitian Pelepah Pisang ternyata di bonggol dan pelepah pisang mengandung alkohol, dari situ kami padukan dengan kayu manis, bahan ini mengandung anti bakteri dan mikroba, dari paduan pelepah pisang dan kayu manis inilah berfungsi menjadi hand sanitizer,” ungkapnya.

Produk yang diberi nama Badrimon (Banana Midrib Cinimon) hingga saat ini masih diproduksi skala kecil dan diperuntukkan untuk lingkungan sekolah.[]

Baca juga:  Cegah Virus Corona Masuk ke Jepara, Pemerintah Pantau Mobilisasi Keluar Masuk WNA

Lihat video:

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.