Cegah Corona Pemkab Jepara Berlakukan Work From Home Untuk Para Pegawai

Jepara – Setelah meliburkan pelajar, Pemerintah Kabupaten akhirnya membuat aturan bekerja di rumah (work from home) untuk ASN Pemkab Jepara. Hanya sekitar 30 persen pegawai yang masih bekerja di kantor.

Hal itu tercantum dalam Surat Edaran yang ditanda tangani oleh Sekda Jepara Edy Sujatmiko tentang Petunjuk Teknis Sistem Kerja Aparatur Negara Dalam Rangka Menanggulangi Penyebaran Virus Corona pada Jumat (20/03/2020).

Surat edaran itu dikeluarkan untuk menindaklanjuti perintah Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) serta surat edaran Gubernur Jawa Tengah nomor 965/932.

Dalam surat edaran yang ditandatangani Sekda Jepara Edy Sujatmiko menyebutkan, aturan ini akan berlaku sampai 31 Maret 2020. Namun, jika memang sampai tanggal 31 Maret 2020 masih dibutuhkan lagi, maka akan dievaluasi lagi sesuai kebutuhan.

Baca juga:  Cegah Penyebaran COVID-19, Rutan Kelas II B Jepara Bebaskan 58 Narapidana

Dijelaskan Edy Sujatmiko, kendatipun diberlakukan work from home, namun sekurang-kurangnya 30 persen dari jumlah ASN yang ada di masing-masing Organiasi Perangkat Daerah (OPD) harus tetap hadir. Selain itu, alat komunikasi (handphone), wajib aktif selama masa tersebut.

“Kami memutuskan untuk para ASN di lingkungan Pemkab Jepara dapat menjalankan tugas kedinasan dengan bekerja dari rumah. Pelaksanaan tugas kedinasan di rumah ini, akan berlaku sejak Senin (23/3/2020) sampai dengan tanggal 31 Maret 2020. Nantinya akan kami evaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan yang ada. Meski begitu, tidak semuanya kerja di rumah, tetap ada PNS yang harus ngantor agar pelayanan tetap berjalan normal. Kepala Unit Pelaksana Teknis, Koordinator Satkor dan Kepala Sekolah wajib ngantor.” kata Edy Sujatmiko Jum’at ( 20/03/20).

Baca juga:  SMK di Jepara Turut Produksi 300 APD Jenis Pakaian

Dalam edaran yang telah disampaikan, para Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) wajib masuk kerja setiap hari. Sedangkan untuk pejabat administrator minimal dua orang hadir dalam setiap PD dan pejabat pengawas minimal satu orang dalam setiap bidang/bagian/satuan.

Sedangkan bagi guru tetap melakukan tugas sebagai pemandu pembelajaran peserta didik di rumah. Pegawai lainnya diatur jadwal berangkat ke kantornya.[]

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

1 Komentar

%d blogger menyukai ini: