Stok Darah Menipis, PMI Jepara Mengharap Partisipasi Masyarakat

Jepara – Seiring dengan merebaknya penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Jepara. Stok darah terutama golongan A dan O di Unit Transfusi Daearh (UTD) PMI Jepara, menipis.

Kepala UTD PMI Jepara, Agus Salim, mengatakan stok darah golongan A dan O sempat mengalami kelangkaan. Hal Itu karena tingginya permintaan darah golongan tersebut.

“Ya ini karena DBD ditambah kebutuhan setiap hari seperti untuk cuci darah,” kata Agus Salim Kamis, (12/03/20).

Guna memenuhi kebutuhan darah PMI Jepara terus mendorong partisipasi masyarakat untuk mendonorkan darah. Pelayanan donor darah di UTD PMI Jepara dilayani 24 jam.

Baca juga:  Warga Kecamatan Kedung Paling Banyak Terjangkit Demam Berdarah

Diberitakan sebelumnya, sepanjang tahun 2020 DBD di Kabupaten Jepara tercatat 119 kasus. Satu diantaranya meninggal dunia. Kasus DBD banyak ditemukan di Kecamatan Kedung, Kecamatan Tahunan, Kecamatan Jepara Kota dan Kecamatan Batealit.[]

Lihat video:

Artikel Terkait Lainnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.